BANDUNG, MI AL-ISHLAH — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kota Bandung sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif keagamaan berupa kalibrasi arah kiblat atau Rashdul Qiblat pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan penentuan arah kiblat massal ini dilaksanakan di lapangan lantai 5 Gedung MI Al-Ishlah, dimulai tepat pukul 16.27 WIB hingga selesai. Agenda penting ini diikuti dengan antusias oleh seluruh murid kelas 4 hingga kelas 6, serta didampingi langsung oleh segenap guru dan staf tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini diinisiasi secara khusus untuk menemukan dan memverifikasi kembali akurasi posisi arah kiblat di lingkungan madrasah. Mengingat menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah dalam menunaikan ibadah shalat, pengecekan secara astronomis ini menjadi krusial. Dipimpin langsung oleh Kepala MI Al-Ishlah Kota Bandung, Drs. Kiagus Ahmad Ismail, para peserta diajarkan metode ilmiah sekaligus syar’i untuk menentukan arah Kakbah dengan memanfaatkan fenomena alam saat matahari tepat berada di atas kota Mekah.
Jalannya kegiatan sempat diselimuti ketegangan karena kondisi langit Bandung yang berawan tebal sore itu. Melihat matahari yang masih tertutup awan menjelang waktu puncak, Kepala Madrasah, Drs. Kiagus Ahmad Ismail, langsung berinisiatif memimpin seluruh murid dan guru untuk memanjatkan doa bersama. Di tengah lapangan lantai 5, lantunan doa bergema memohon agar cuaca dicerahkan. Kuasa Allah SWT pun nyata terasa; sesaat setelah doa selesai dipanjatkan, awan perlahan menyingkir dan sinar matahari mulai terlihat jelas di 5 menit terakhir. Momen haru dan penuh rasa syukur ini membuat praktik kalibrasi menggunakan alat sederhana—berupa seutas tali dan tongkat—dapat diselesaikan dengan sangat sukses.
Melihat kemudahan serta pentingnya metode ini, Drs. Kiagus Ahmad Ismail dalam arahan penutupnya mendorong seluruh murid untuk mempraktikkan kembali ilmu yang telah didapat di rumah masing-masing pada keesokan harinya. Melalui kegiatan Rashdul Qiblat ini, MI Al-Ishlah tidak hanya memastikan ketepatan arah ibadah, tetapi juga memberikan pengalaman iman dan belajar sains-falak yang berkesan bagi para siswanya.





0 Comments