BANDUNG, MI AL-ISHLAH — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kota Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program edukatif berbasis kependudukan. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
Pertemuan strategis yang bertempat di Ruang Kepala Madrasah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan MI Al-Ishlah, yaitu Kepala Madrasah Drs. Kiagus Ahmad Ismail, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Ajeng Suciati, M.Ag., Wakamad Bidang Humas Dede Maulana, S.Ag serta Koordinator Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sementara itu, dari pihak eksternal, hadir empat orang perwakilan dari Kelurahan Babakan Asih serta dua orang tim perwakilan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Agenda utama Monev ini ditujukan untuk memantau sejauh mana kesiapan madrasah dalam mengimplementasikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), sekaligus sosialisasi teknis penggunaan aplikasi Monev berbasis website resmi SSK. Aplikasi ini nantinya akan menjadi sarana pelaporan dan pemantauan berkala terkait integrasi materi kependudukan, keluarga berencana, serta kesehatan reproduksi ke dalam kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler di madrasah.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Monev berjalan dengan sangat lancar dan interaktif. Pihak Kelurahan Babakan Asih maupun perwakilan BKKBN menyampaikan apresiasi dan antusiasme yang tinggi atas kesiapan serta kerapian dokumen administrasi yang ditunjukkan oleh MI Al-Ishlah Kota Bandung. Melalui sinergi ini, MI Al-Ishlah optimistis dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis dan keagamaan, tetapi juga memiliki kesadaran dan wawasan kependudukan yang luas di masa depan.
Views: 54





0 Comments