BANDUNG – MI Al-Ishlah Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya terhadap perbaikan berkelanjutan melalui Rapat Evaluasi Bulanan yang diselenggarakan pada Jumat, 31 Oktober 2025. Ada yang berbeda dalam rapat kali ini. Untuk mencari suasana baru yang lebih segar dan mendukung diskusi yang lebih produktif, rapat sengaja diadakan di ruang kelas VI D di lantai 4 gedung masjid. Pemilihan lokasi ini terbukti tepat; ruangan yang lebih luas dan adanya area taman hidup (live garden) di sekitarnya berhasil menciptakan atmosfer yang tenang dan inspiratif bagi seluruh guru dan staf yang hadir.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak Drs. Kiagus Ahmad Ismail, dibuka dengan pemaparan visi dan rencana strategis madrasah ke depan. Salah satu agenda utamanya adalah rencana penambahan lift masjid yang akan menjangkau hingga lantai 5. Proyek infrastruktur ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh warga madrasah, terutama di gedung yang semakin berkembang. Selain itu, Pak Kamad juga menyampaikan progres penataan Ruang Laboratorium Sains dan Prakarya di lantai 3. Beliau juga memaparkan progres pembangunan ruang studio baru yang akan dinamakan “Ishlah TV”. Studio yang berlokasi di lantai 3 masjid ini dipersiapkan sebagai pusat media madrasah, yang nantinya akan digunakan untuk produksi video pembelajaran, praktik siswa, sesi podcast guru dan murid, serta berbagai kebutuhan konten kreatif lainnya. Ke depan, para guru akan difasilitasi penuh untuk mengembangkan materi ajar digital melalui studio ini.

Selain memaparkan visi besar, Bapak Kepala Madrasah juga melakukan evaluasi mendalam terhadap program harian. Beliau menyampaikan hasil pengamatannya dari laporan harian wali kelas yang secara disiplin dikirimkan melalui Google Form. Sistem pelaporan digital ini memungkinkan beliau untuk memantau dinamika setiap kelas secara real-time. Dalam kesempatan tersebut, Pak Kamad juga merasa perlu untuk meluruskan pemahaman bersama mengenai isu perundungan. Belia menjelaskan arti perundungan (bullying) yang sebenarnya, dan mengingatkan agar para guru lebih bijak dalam mengidentifikasi masalah, karena tidak setiap konflik antar siswa dapat langsung dikategorikan sebagai perundungan. Menatap tahun depan, beliau juga secara resmi mengumumkan rencana event akbar peringatan 50 Tahun (Setengah Abad) MI Al-Ishlah (1976-2026), yang disambut antusias oleh para guru.
Pada sesi yang membahas isu kesiswaan, fokus utama beralih pada tantangan era digital. Pak Kamad menekankan pentingnya pengawasan penggunaan sosial media bagi siswa, yang harus menjadi perhatian serius dan membutuhkan kerja sama penuh dari para wali murid di rumah. Hal ini selaras dengan Program Puasa HP yang modulnya telah dipublikasikan kepada orang tua. Sebagai tindak lanjut, Tim Digitalisasi Madrasah saat ini sedang menyusun modul edukasi baru yang lebih komprehensif bagi wali murid tentang pendampingan penggunaan gawai yang sehat. Terkait program internal, Pak Kamad juga mengingatkan petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) agar selalu melakukan pengecekan ganda terhadap kondisi makanan sebelum dikonsumsi siswa, untuk memastikan kehigienisan dan kualitasnya.


Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari para wakil kepala madrasah. Sesi pertama dipimpin oleh Bapak Dede Maulana, S.Ag., selaku Wakamad Bidang Humas, yang menyampaikan berbagai evaluasi dan rencana terkait kehumasan. Sesi dilanjutkan oleh Ibu Ajeng Suciati selaku Wakamad Bidang Kurikulum dan Kesiswaan. Beliau memfokuskan pada agenda akademik mendatang, yaitu TKA (Tes Kompetensi Akademi) dan ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester), serta menginstruksikan para guru untuk segera menyiapkan segala perangkat asesmen yang diperlukan. Terakhir, Ibu Ros Yulianti selaku Koordinator SPMI (Sistem Penjamin Mutu Internal) menyampaikan informasi mengenai persiapan kegiatan PKKM (Penilaian Kinerja Kepala Madrasah) yang akan dilaksanakan pada bulan November. Rapat yang berjalan sangat produktif ini ditutup dengan khidmat melalui doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Kepala Madrasah.




0 Comments